UMKM Desa Cimanggu Palabuhanratu Tumbuh, Andalan Ekonomi Warga Pesisir

Advertisement

UMKM Desa Cimanggu Palabuhanratu Tumbuh, Andalan Ekonomi Warga Pesisir

LKI CHANNEL
Sabtu, 01 Agustus 2026

Infonew | PALABUHANRATU


Desa Cimanggu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, kini jadi salah satu pusat tumbuhnya UMKM berbasis potensi lokal. Puluhan pelaku usaha di desa pesisir ini mulai bertransformasi dari usaha rumahan menjadi usaha yang menargetkan pasar wisatawan dan pasar digital.


Mayoritas UMKM di Cimanggu bergerak di sektor kuliner dan kerajinan. Produk andalannya antara lain olahan ikan asin, kerupuk ikan, abon ikan, hingga kerajinan tangan dari cangkang kerang dan eceng gondok. Lokasi yang dekat dengan Pantai Palabuhanratu membuat para pelaku UMKM juga melirik wisatawan sebagai pasar utama.


*Dari Dapur Rumah ke Marketplace*

Ibu Yati, 42 tahun, salah satu pelaku UMKM kerupuk ikan di Cimanggu, bercerita usahanya dimulai dari pesanan tetangga. 

"*Awalnya cuma buat jajan anak-anak. Sekarang sudah titip di 3 warung dan jual online. Pesanan paling rame pas musim liburan*," katanya.


Hal serupa dirasakan kelompok UMKM "Cimanggu Mandiri". Mereka mulai memproduksi paket oleh-oleh khas Palabuhanratu berisi ikan asin, sambal botol, dan kaos bertema laut. Produknya kini dipasarkan lewat media sosial dan saat event HPN tingkat kecamatan.


*Dukungan dan Tantangan*

Pemerintah desa bersama penyuluh dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sukabumi rutin mengadakan pelatihan pengemasan, legalitas PIRT, dan literasi digital. Beberapa pelaku juga sudah mendapat bantuan alat pengering dan mesin sealing.


Meski begitu, tantangan masih ada. 

"*Kendala utama itu modal untuk bahan baku dan kemasan yang menarik. Kalau musim ombak besar, hasil tangkapan nelayan turun, harga bahan baku jadi naik*," ujar Ketua Pokdarwis Desa Cimanggu.


Harapan ke Depan

Warga berharap Desa Cimanggu bisa jadi "kampung UMKM pesisir" yang terintegrasi dengan wisata Palabuhanratu. Rencananya akan dibuat sentra oleh-oleh kecil di dekat jalur wisata agar wisatawan mudah menemukan produk lokal.


Kepala Desa Cimanggu menyampaikan, penguatan UMKM adalah kunci agar ekonomi warga tidak hanya bergantung pada laut. 

"*Kalau UMKM kuat, anak-anak muda tidak harus merantau. Cukup usaha di desa, hasilnya bisa untuk keluarga*," ujarnya.


Dengan semangat "dari desa untuk Indonesia", UMKM Cimanggu membuktikan bahwa ekonomi kerakyatan bisa tumbuh meski dimulai dari skala rumah tangga.

(Red)